ARTIKEL

Kapan Waktu yang Tepat Memberikan Anak Obat Cacing?

Oct 30, 2021 4:04pm

Penyakit cacingan kerap dianggap remeh dan tidak berbahaya. Namun jika menyerang anak-anak, penyakit cacingan dapat mengganggu tumbuh kembang anak. Si kecil juga rentan mengalami penurunan kesehatan secara signifikan.

Anak-anak dengan rentan usia 5-10 tahun lebih rentan mengalami cacingan. Beberapa penyebab anak cacingan di antaranya seperti kurangnya menjaga kebersihan dan tidak mencuci tangan setelah bermain atau sebelum makan, bermain tanah dan tidak mengenakan alas kaki, jarang menggunting kuku, dan lain sebagainya.

Selain itu, hewan peliharaan juga bisa menjadi perantara terjadinya penularan. Telur cacing serta cacing parasit yang menempel pada hewan peliharaan dapat dengan mudah berpindah ke tubuh anak.

Ketika anak menyentuh mainan, bermain di tanah atau pasir, telur cacing dapat berpindah dan menempel di tangan si kecil. Selanjutnya akan masuk ke dalam tubuh bersama makanan yang masuk ke dalam mulut jika si kecil tidak mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan. Oleh karena itu, sangat penting bagi Bunda untuk memperhatikan kebersihan anak serta memberikannya obat cacing secara rutin.

Salah satu cara terbaik untuk mencegah dan mengatasi penyakit cacingan adalah dengan meminum obat cacing. Lalu kapan waktu yang tepat memberikan obat cacing pada anak?

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan untuk memberikan obat cacing apda anak dimulai sejak usia 2 tahun. Hal ini dikarenakan pada anak usia 2 tahun sudah ada kontak dengan tanah yang merupakan sumber utama penularan infeksi cacing.

Pemberian obat cacing pada anak dapat diulang setiap 6 bulan sekali. Sedangkan pada daerah non endemis, pemberian obat cacing harus sesuai dengan indikasi dan sesuai pemeriksaan dokter.

Bunda juga bisa memberikan obat cacing segera setelah gejala cacingan muncul tergantung pada jenis cacing yang menginfeksi tubuh si kecil. Jika anak sering merasa gatal di area sekitar anus khususnya pada malam hari, anak mungkin sedang terinfeksi cacing kremi.

Selain itu, jika Bunda menemukan cacing pada feses anak, apalagi jika sebelumnya ia mengalami sakit perut seperti diare, mual atau muntah serta penurunan nafsu makan secara drastis, segeralah berikan obat cacing.

Jika gejala cacingan tidak segera diatasi, infeksi dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya. Seperti penyumbatan pada usus dan masalah penyerapan nutrisi dalam tubuh. Jadi, segera berikan obat cacing jika anak selalu tampak letih, lesu, kurang bersemangat, serta mengalami gangguan pencernaan hingga selera makan yang menurun drastis.

Bunda dapat membeli obat cacing keluarga terpercaya di Konimexstore.com

Tags:

Halaman