ARTIKEL

Bukan Hanya Dehidrasi, Kepanasan Juga Bisa Menyebabkan Heatstroke!

Jun 29, 2022 8:02am

Berada terlalu lama di bawah terik matahari dapat memicu beragam masalah kesehatan. Masalah paling umum yang dirasakan adalah kelelahan dan rasa kulit terbakar. Tapi tahukah Bunda, terlalu lama beraktivitas di bawah sengatan matahari juga bisa meningkatkan risiko tubuh mengalami heatstroke.

Apa Itu Heatstroke?

Melansir dari Mayo Clinic, heatstroke adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh suhu tubuh yang terlalu panas. Biasanya kondisi ini terjadi akibat kontak yang terlalu lama atau aktivitas fisik dalam suhu tinggi. Peningkatan suhu tubuh secara drastis dapat mencapai hingga 40 derajat Celcius atau lebih.

Heatstroke dapat terjadi paling sering saat cuaca panas. Namun aktivitas fisik berlebih juga bisa menjadi pemicu terjadinya heatstroke.

Tanda-tanda Heatstroke

Beberapa gejala atau tanda terjadinya heatstroke yang perlu diwaspadai di antaranya sebagai berikut:

  • Peningkatan suhu tubuh hingga 40 derajat Celcius atau lebih
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Kulit memerah dan mengering
  • Tidak berkeringat walau suhu tubuh tinggi
  • Kelemahan otot dan kram
  • Jantung berdebar kencang
  • Perubahan perilaku, seperti linglung, gelisah, dan cepat marah.
  • Kejang
  • Pingsan

Tips Mengatasi Heat Stroke Pada Anak

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami heatstroke. Saat asik bermain di siang hari, anak-anak biasanya tak peduli dengan cuaca panas dan sengatan matahari. Hal ini dapat memicu tubuh mengalami heatstroke.

Sebagai pertolongan pertama saat anak mengalami heatstroke, ini beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Memindahkan ke ruangan dengan suhu dingin

Langkah pertama yang bisa Bunda lakukan untuk mencegah kondisi anak semakin parah adalah dengan memindahkannya ke tempat yang lebih sejuk. Cara ini dilakukan untuk mengurangi paparan sinar matahari yang bisa menaikkan suhu tubuh.

  1. Mengonsumsi banyak air putih

Saat suhu tubuh meningkat drastis, tubuh akan kehilangan lebih banyak cairan. Berikan anak banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi akut. Hindari memberikannya minuman yang terlalu dingin dan mengandung kafein, karena akan memberikan efek negatif pada tubuhnya.

  1. Mengompres tubuh dengan air dingin

Jika berpindah ke tempat yang lebih sejuk tak menurunkan suhu tubuh anak karena heatstroke, segera lakukan kompres dingin. Bunda dapat mengompres tubuh anak dengan es batu yang telah dilapisi handuk atau kain. Kompres dingin pada bagian leher, ketiak, dan selangkangannya. Namun hindari melakukan kompres dingin jika heatstroke yang terjadi akibat latihan atau olahraga berat.

  1. Ganti pakaian dengan bahan yang tipis dan sejuk

Bila memungkinkan, segera lepas dan ganti pakaian anak. Berikan si kecil pakaian dengan bahan yang longgar, tipis dan sejuk serta dapat membuat tubuhnya lebih nyaman.

  1. Terus monitor suhu tubuh anak dengan termometer

Trus pantau suhu tubuh si kecil untuk mencegah kondisi yang semakin parah. Gunakan termometer untuk mendapatkan kisaran suhu tubuh yang akurat.

Heatstroke membutuhkan penanganan segera dan darurat. Jika tidak segera ditangani, heatstroke bisa merusak otak, jantung, ginjal dan otot. Semakin lama penanganannya, maka akan meningkatkan risiko komplikasi serius hingga kematian.

Tags:

Halaman